Pages

Sabtu, 10 Desember 2011

Harga Minyak Naik, Investasi Energi Terbarukan Ikut Naik

Makin tidak stabilnya harga minyak dunia dan berbagai dampak yang ditimbulkan terutama di Timur Tengah dan Afrika Utara memicu penanaman investasi lebih besar untuk energi terbarukan. Dalam laporan firma penelitian Grant Thornton International Ltd berjudul International Business Report (IBR), kenaikkan harga minyak justru menaikkan tingkat investasi para pelaku bisnis global hingga 44 persen.

Ketidakstabilan ekonomi global yang mengkhawatirkan dapat terlihat dari harga minyak yang fluktuatif. Jenis Brent Crude yang dijual pada awal tahun ini sebesar $85 per barrel, pada April 2011 harganya meroket hingga $125 per barrel. Meskipun sekarang ini Brent Crude dipatok seharga $ 100 per barrel. 

Keadaan ini membuat para pelaku bisnis bersedia menahan ‘rugi’ jangka pendek untuk investasi pengalihan sumber energi. Dalam survei disebutkan bahwa setidaknya ada 51 persen responden global mengatakan bahwa mereka mau mengeluarkan biaya energi yang lebih mahal dalam jangka pendek untuk mengurangi ketergantungan energi pada minyak di masa datang.

Responden yang mengatakan hal tersebut jika dibagi menurut kawasan operasional mereka, maka ada 60 persen menjawab iya di Amerika Utara dan AS, sekitar 53 persen di negara-negara G7, dan hanya 35 persen dari negara berkembang BRIC.

Cal Heckeman dari Grant Thornto’s Cleantech Industry Group mengatakan bahwa saat ini cadangan minyak mentah yang masih tersisa banyak hanya ada di dataran Arab. Cadangan minyak yang mungkin bisa digunakan setelah dunia memasuki masa oil peak. 

Bagi Heckmen makin sedikitnya jumlah minyak yang tersedia justru akan membuat para pelaku bisnis global mengalihkan penggunaan energi mereka ke sumber yang lebih bisa diandalkan. Investasi pada energi terbarukan mungkin akan memberatkan perusahaan, namun hanya dalam jangka waktu pendek saja. 

Dengan adanya fakta tersebut Heckmen berharap agar para pelaku bisnis maupun pemerintah mau meluangkan waktu lebih banyak untuk membuat kebijakan energi yang lebih baik.

sumber : www.teknopreneur.com

0 komentar:

Posting Komentar

 

©2009 Adoe Aduen | by TNB