Pages

Jumat, 16 Desember 2011

Tips Merawat Motor (4 Tak)

Motor adalah kebutuhan yang sudah bisa dikatakan setengah primer dalam kehidupan kita. Orang jaman, jauh sebelum teknologi mesin belum ditemukan memanfaatkan tenaga hewan/binatang untuk bertansportasi semisal kuda, keledai, unta, dan lain-lain. Dan kesemuanya itu perlu perawatan dan makanan layaknya kita manusia. Nah, begitu juga dengan mesin yang seakan-akan berbicara bahwa dia juga perlu perawatan. Minimal, dicuci setiap kali kotor atau terkena hujan - hehehe. Jadi gimana tips yang baik merawat si kuda besi ? ikuti tips-tips berikut :

1. Ganti Oli pada Waktunya
Kenapa harus oli yang paling utama ? yup, betul sekali, banyak orang yang sudah membuktikan bahwa kelalaian dalam mengganti oli dapat menjadi bencana bagi mesin. Oli sebaiknya diganti setiap 1 bulan sekali, itu adalah normalnya, semakin cepat dari itu maka akan semakin baik. Jika anda seorang rider atau anda orang dalam perantauan, apalagi anda terkadang melakukan perjalanan lebih dari 100 km sekali mesin hidup sebaiknya tak perlu menunggu 1 bulan.
Segera ganti seperti anjuran pada berapa km kah anda harus mengganti oli. Sebenarnya apa sih pengaruh oli buat mesin ? kok begitu dinomor satukan. Oli berfungsi sebagai pelumas pada komponen mesin, oli yang sudah lama dan sudah kotor tidak baik bagi komponen yang dilumasi. Biasanya hal yang paling utama akibat kelalain menjaga oli adalah terjadi kebocoran pada ring piston. Nah, jika hal ini terjadi daya mesin kendaraan akan menurun, mesin akan tampak lebam dan tidak maksimal lagi seperti sedia kala, kecepatannya jadi menurun, dan memakan oli pada saat pembakaran. Maka oleh karena itu, ganti oli anda sesuai merek anjuran dan tepat pada waktunya.


2. Bersihkan Karburator 
Ngak perlu takut jika anda bukan seorang mekanik ahli, karena jika anda ingin membersihkan karburator cukup bawa saja kebengkel atau langsung diservis dibengkel resmi motor anda. namun, jika memang mengerti bagaimana merawat karburator maka lakukan saja sendiri. kuncinya, karburator harus dirawat bersih agar tidak tersumbat. Hindari sekali terkena air pada komponen karburator, karena jika hal ini terjadi nanti akan bercampur bahan bakar dengan air yang akan mempengaruhi proses pencampuran bahan bakar dan proses pembakaran. 

3. Cek Busi
Busi juga tidak kalah penting dalam hal ini, sebaiknya ganti busi motor pada saatnya tiba. Jika motor sudah susah hidup, tidak hidup, atau sedang jalan tiba-tiba tersendat-sendat seperti kehabisan bahan bakar padahal bahan bakarnya masih ada, maka yang jadi masalahnya adalah hilangnya percikan api pada pada busi. Cukup buka busi motor dan gantikan dengan yang baru.

4. Cek Kondisi Aki
Jangan dibiarkan air accu melewati batas maksimum dan minimum yang akibatnya bisa mempercepat kerusakan pada sel-sel accu. Tambahkan air aki pada pagi hari. Selain itu, jika baterai atau accu tersebut sudah melemah secepatnya diganti, sebab jika dipaksakan selain kedua kutub positif dan negatif akan mengeluarkan korosi (serbuk putih), korosi tersebut akan menjalar kebagian kabel-kabel utama yang menghubungkan arus listrik ke saluran lampu, dinamo, atau bagian-bagian lainnya.
Oleh karena itu, jika terjadi hal itu arus listrik yang dihantarkan baterai atau accu tidak sempurna dan bisa menyebabkan kerusakan pada komponen dinamo, kontak mesin maupun switch lampu. Satu hal yang perlu diperhatikan, jika accu sudah lemah atau tidak mampu di starter, jangan dipaksakan dengan mendorong sepeda motor untuk menghidupkannya. Sebab, bisa merusak gigi transmisi.

5. Periksa Rantai dan Gear ( sproket )
Jangan biarkan rantai terlalu kendor, atau terlalu kencang. Terlalu kendor bisa membuat rantai copot dari gearnya, sementara terlalu kencang bisa mengakibatkan putus rantai. Cek juga kondisi gir, jika sudah tajam segera ganti karena jika tidak rantai bisa tiba-tiba putus. Bahaya kan, kalau lagi ngebut tiba-tiba putus rantai?

6. Panaskan Mesin Paling Lama 2 Menit
Panaskan mesin sebelum motor dijalankan, tak perlu lama-lama cukup 1-2 menit. Ini supaya sirkulasi oli bisa melumasi seluruh bagian dalam mesin yang bergerak. Jangan terlalu lama memanaskan, karena akan membuat pipa knalpot menguning selain itu pastinya jadi buang-buang bensin.

7. Periksa Tekanan Angin Ban
Jangan terlalu keras dan juga jangan kurang karena bisa berakibat kembang ban motor rusak. Kalau memang punya waktu dan kesempatan, cek tekanan ban anda dengan menggunakan pompa kompresor yang mempunyai jam pengatur tekanannya, mengingat hal ini juga penting bagi usia ketahanan ban dan yang paling penting saat anda sedang berkendara.

8. Gunakan Sparepart Asli
Lebih baik mahal sedikit, tapi puas dan tahan lama daripada memakai yang tidak asli, meski murah tapi daya tahan kurang. selamat merawat motor. Jika langkah-langkah tersebut dilakukan dengan benar, motor kesayangan Anda senantiasa tampil prima.

9. Cuci Motor Biar Kinclong
 Lihat motor kotor sama kayak lihat cewek belum mandi - hehehe. Maka motor harus dicuci pada waktunya. Apalagi jika terkena hujan. Jika anda seorang yang peka dan peduli dengan motor maka akan bisa dirasakan perbedaan yang terjadi jika motor sudah terkena hujan. Motor terasa berat pada saat jalan dan terasa kaku. Terjadi reaksi kimia pada saat komponen mesin yang berbahan campuran besi (Fe) dengan karbon (C) terkena air hujan hingga menimbulkan korosi atau berkarat pada bahan meskipun itu sangat sedikit. Jelas hal ini tidak baik bagi komponen motor, segera cuci motor jika begitu kejadiannya. Paling tidak, segera siram saja jika memang belum sempat dicuci.

Sekian tips-tipsnya, semoga bermanfaat.

sumber : positiveinfo.wordpress.com

0 komentar:

Posting Komentar

 

©2009 Adoe Aduen | by TNB